Ada Apa Dengan Pemerintah
Kegiatan Zikir Dihentikan Di Lingkungan Pemerintah Aceh
Ketua PRI Bireuen Pertanyakan
Kegiatan Zikir Dihentikan Di Lingkungan Pemerintah Aceh, Ketua PRI Bireuen Pertanyakan, Ada Apa Dengan Pemerintah
Bireuen l Terkait dikeluarkannya surat penghentian kegiatan zikir diganti menjadi kegiatan olahraga oleh Pemerintah Aceh,Mendapat respos serius dari Wakil Ketua Bidang Relawan Front Persaudaraan Islam.(FPI)Kabupaten Bireueh,Iskandar mengatakan bahwa seharusnya Pemerintah Aceh menjadi contoh untuk Masyarakat agar selalu mengadakan Zikir berjamaah, Bukan malah menghentikan Zikir dengan olahraga.Sabtu(14-1-2023).
"Seharusnya Pemerintah menjadi contoh untuk rakyat bahwa pentingnya kegiatan Zikir dilakukan secara berjamaan seperti yang dilakukan dilingkungan Pemerintah aceh sendiri, jadi bukan malah menghentikan Zikir. Apalagi diganti dengan olahraga, ini kan seperti kurang waras".Kata Iskandar dengan penuh heran.
Menurutnya, Alasan yang dikatakan oleh Jubir Pemerintah Aceh itu sangat tidak masuk akal bagi kita sebagai ummat islam yang beriman kepada Allah,dan berbicara olahraga.Shalat serta berzikir itu juga bagian dari olahraga karna ada penggerakan anggota tubuh disaat melaksanakannya.
"Perlu diingatkan bahwa Berzikir itu bukan cuma disaat datangnya Bala Covid 19,akan tetapi berzikir itu dianjurkan oleh Rasulullah SAW setiap saat dimana pun kita berada, Kecuali ditempat buang hajat(Wc), jadi pernyataan alasan Jubir Pemerintah Aceh itu sudah tidak masuk akal alias kurang waras".Ucap ketua Persaudaraan Relawan Islam itu.
Lanjutnya,Memang berzikir boleh dilakukan person seseorang baik dirumah atau ditempat lain, tapi kalau melakukan secara berjamaah, berzikir itu lebih baik sehingga keberkahan akan Allah Limpahkan dilingkungan Pemerintah itu sendiri, sehingga perbuatan Korupsi akan hilang.
"Padahal dengan dilakukan Zikir dilingkungan Pemerintah setiap Jum'at ,perbuatan mungkar seperti Korupsi akan hilang,jadi Apakah Pemerintah Aceh tidak tau bahwa fazilah Berzikir itu sangat besar,? Apakah Pemerintah Aceh tidak tau bahwa dengan melakukan Zikir secara berjamaan,akan Allah berikan Keberkahan dan Keselamatan serta kemakmuran dilingkungan Pemerintah itu sendiri.?,"Tanya nya.
Aktivis Islam ini juga mempertanyakan, ada apa sebernanya yang terjadi dilingkungan Pemerintah aceh saat ini ?, sehingga kegiatan Zikir yang selama ini sudah berjalan dilingkungan Pemerintah Aceh tiba-tiba di hentikan.? Apakan selama ini Pemerintah Aceh sudah di susupi oleh pihak yang anti akan islam.?, ini perlu dipertanyakan.
"Ini perlu kita selidiki, sebenarnya apa yang terjadi di lingkungan Pemerintah Aceh saat ini, kok tiba-tiba Zikir dihentika dilingkungan Pemerintah Aceh dan ganti dengan olahraga, Apakah dengan melakukan olahraga,aceh akan lebih baik ?.Tanya Iskandar dengan nada mencurigai.
Maka dari itu saya mengingatkan kembali kepada Pemerintah Aceh, kalau Pemerintah Aceh, Mau Aceh kembali Makmur, Tentram, Sejahtera dan berjaya, Maka perbanyaklah berZikir, dan lakukan kebijakan-kebijakan yang telah dianjurkan dalam islam, Sehingga Allah akan membuka pintu RahmatNYA dan Menjauhkan Bala-NYA untuk Aceh tercinta ini, dan salah besar bagi Pemerintah Aceh menghentikan Zikir berjamaah yang sedang berjalan dilingkungan Pemerintah aceh,Apalagi Tanah Aceh adalah tanah Aulia Allah, Ulama dan tanah Pahlawan Fisabilillah.Tutup.Iskandar Aktivis muda Bireuen ini.
Seperti diberitakan sebelumnya,Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA mengatakan penghentian kegiatan zikir dilingkungan Pemerintah Aceh dilakukan karena pandemi Covid-19 sudah mulai normal.
“Dulu memang ada kebijakan zikir tiap pagi saat pandemi Covid-19. Saat ini kondisi mulai normal dari pandemi, maka pimpinan mengambil kebijakan zikir diganti dengan olahraga sebelum masuk kerja,” Ujar MTA, Jum’at (13/1).
MTA menjelaskan, zikir dilingkungan Pemerintah Aceh digalakkan karena Covid-19, waktu itu digelar setiap pagi. Selanjutnya dikurangi menjadi seminggu sekali yaitu setiap pagi Jum’at.(*)
Posting Komentar