Tu Sop : Sebagai Orang Tua Kita Harus Siap Menjadi Agen Kebaikan
Suararakyat-news.com | Bireuen - Ketua Tanfiziah Pengurus Besar Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA), Tgk. H. Muhammad Yusuf Abdul Wahab atau Tu Sop Jeunieb, mengakhiri Training of Trainers (TOT) Kader Dakwah di Kabupaten Bireuen, Kamis (18/5/2023).
Pelatihan yang ditujukan untuk menghasilkan instruktur pelatihan kader dakwah (TKD) ini telah dilaksanakan sejak 3 Mei dan berakhir hari ini, Kamis, 18 Mei 2023, di Wisma DSI Bireuen. Dihadiri oleh 120 peserta dari berbagai latar belakang.
Kepada para perempuan peserta TOT, Tu Sop menegaskan bahwa keluarga adalah pondasi awal yang harus memastikan kesuburannya untuk memelihara tumbuh kembang setiap anak sebelum mereka mencari jati dirinya di luar rumah.
Oleh karena itu, kita semua harus siap menjadi agen kebaikan. Sebagai orang tua, kita harus menyadari peran kita masing-masing dalam membangun kekuatan pemuda yang dimulai dari keluarga.
"Pesan-pesan kebaikan harus terus disuarakan, tanpa pesimisme, karena hasil dan dampaknya mungkin tidak langsung terlihat saat disampaikan, tapi yakinlah akan membekas di benak mereka," ujar Tu Sop.
Tu Sop menyamakannya dengan benih; tidak langsung tumbuh saat ditanam, tetapi saat ada hujan, kondisi tanah yang mendukung, atau cuaca, perlahan akan tumbuh dan berkembang.
TOT ini merupakan langkah awal untuk mencetak agen-agen kebaikan yang akan disebar ke seluruh desa (Gampong).
“Banyak masalah sosial yang membutuhkan kehadiran kami sebagai solusi untuk menjadikan Aceh lebih baik dan lebih taat pada syariat Islam,” ujar Ketua Dayah Babussalam Jeunieb ini.
Salah satu peserta, Ida yang mewakili kelompok pendamping desa menyatakan bahwa kegiatan training of trainers ini sangat penting dan perlu. Hal ini tidak hanya meningkatkan kapasitas dirinya sebagai peserta, tetapi juga merupakan aset vital untuk memenuhi misi sebagai agen kebaikan, terutama bagi pemuda dalam membangun masa depannya sesuai dengan tuntunan syariat Islam.
"Saya merasa beruntung menjadi bagian dari gerakan ini, apalagi dengan masuknya materi kewajiban individu (fardhu 'ain). Saya mendorong kita untuk segera mengambil tindakan setelah selesainya TOT ini," ungkap Ida yang terpilih sebagai koordinator instruktur perempuan untuk HUDA di wilayah Bireuen.
Perlu diketahui, TOT TKD tingkat Kabupaten Bireuen diikuti oleh 120 peserta yang terbagi dalam empat gelombang sejak 3 Mei lalu. Selain Pemerintah Kabupaten Bireuen, pelaksanaan TOT ini juga mendapat dukungan penuh dari DPRD Bireuen. (DPRK), Abusuhai, dan bekerjasama dengan Tandaseru Indonesia sebagai konsultan pelatihan.

Posting Komentar