Search
24 C
en
  • Beranda
Suara Rakyat News
Buy template blogger
  • Breaking News
  • Menu Berita
    • All
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Hukum
  • Politik
    • Video
  • Lifestyle
  • Daerah
Suara Rakyat News
Search

Home Tgk Aceh Mubaligh Aceh Harap Kasus Penistaan Agama Tidak Terulang Lagi
Tgk Aceh

Mubaligh Aceh Harap Kasus Penistaan Agama Tidak Terulang Lagi

Redaksi
Redaksi
10 May, 2026 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Banda Aceh — Kalangan mubaligh di Aceh yang tergabung dalam Ittihadul Muballighin Nanggroe Aceh Darussalam (IMNAD) berharap kasus dugaan penistaan agama yang kini sedang disidangkan di Pengadilan Negeri Banda Aceh tidak kembali terulang di masa mendatang.


Harapan tersebut disampaikan Ketua Pimpinan Pusat IMNAD, Tgk. H. Muniruddin M. Diah atau yang lebih dikenal dengan sebutan Waled Kiran, Minggu (10/5/2026).


Menurut Waled Kiran, persoalan yang berkaitan dengan agama memiliki sensitivitas yang sangat tinggi di tengah masyarakat Aceh. Karena itu, ia meminta agar proses hukum terhadap kasus tersebut dilakukan secara serius dan transparan sesuai aturan yang berlaku.


“Kasus penistaan agama tidak boleh dianggap ringan. Ini menyangkut kehormatan agama Islam dan perasaan umat. Karena itu, kami berharap penanganannya dilakukan secara serius agar menjadi pelajaran bagi siapa pun supaya tidak mengulangi hal yang sama di kemudian hari,” ujar Waled Kiran.


Ia menegaskan bahwa masyarakat Aceh sejak dahulu dikenal memiliki kecintaan yang sangat kuat terhadap Islam serta penghormatan yang tinggi kepada Rasulullah Saw. Dalam sejarah Aceh, kata Waled Kiran, semangat membela agama bahkan menjadi bagian dari karakter dan identitas masyarakat.


“Orang Aceh memiliki sensitivitas yang tinggi dalam urusan agama. Kalau demi membela kehormatan Islam dan Rasulullah Saw, masyarakat Aceh bahkan rela berkorban jiwa. Karena itu, semua pihak harus berhati-hati dan menjaga ucapan agar tidak menimbulkan kegaduhan serta melukai perasaan umat,” katanya.


Menurutnya, kebebasan berbicara di media sosial tidak boleh digunakan untuk menyebarkan penghinaan, provokasi, ataupun pernyataan yang berpotensi memicu konflik di tengah masyarakat. Ia menilai perkembangan teknologi informasi harus dibarengi dengan tanggung jawab moral dan etika.


“Media sosial semestinya menjadi sarana dakwah, pendidikan, dan memperkuat persaudaraan. Jangan dipakai untuk menghina agama atau mempermainkan keyakinan masyarakat. Apa yang diucapkan di ruang digital bisa berdampak besar dan memicu keresahan publik,” ujarnya.


Waled Kiran berharap majelis hakim dapat memberikan putusan yang adil dan hukuman maksimal apabila seluruh unsur pidana terbukti di persidangan. Menurutnya, ketegasan hukum penting demi menjaga ketenteraman masyarakat serta mencegah munculnya kasus serupa di masa mendatang.


“Penegakan hukum yang tegas sangat penting agar ada efek jera. Jangan sampai kasus seperti ini terus berulang dan akhirnya merusak kerukunan masyarakat,” tambahnya.


Sebagaimana diketahui, kasus dugaan ujaran kebencian dan penistaan agama tersebut menyeret terdakwa berinisial DS (31) yang kini sedang menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Banda Aceh.


Berdasarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Banda Aceh, terdakwa diduga menyebarkan konten melalui siaran langsung di platform TikTok dengan akun @tersadarkan5758 yang dinilai mengandung unsur permusuhan, penghinaan, serta berpotensi menimbulkan kebencian terhadap kelompok agama tertentu di Indonesia.


Sidang lanjutan perkara tersebut dijadwalkan berlangsung pada 11 Mei 2026 dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi.


Menutup keterangannya, Waled Kiran juga mengimbau seluruh pengurus IMNAD di berbagai daerah di Aceh, serta para mubaligh dan da’i di Tanah Rencong, agar terus meningkatkan aktivitas dakwah melalui berbagai platform media, baik secara langsung maupun melalui media digital.


Ia menekankan pentingnya dakwah yang menyejukkan dalam rangka mencerdaskan umat, memperkuat keimanan dan pengamalan ajaran Islam, serta menumbuhkan sikap saling menghargai, baik antarumat beragama maupun sesama umat Islam.


“Para mubaligh harus terus hadir mencerahkan umat melalui dakwah yang santun dan menyejukkan. Media sosial harus dimanfaatkan untuk memperkuat persaudaraan, meningkatkan pemahaman keagamaan, serta membangun sikap saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat,” pungkasnya.
Via Tgk Aceh
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

iklan berbayar
Ads
- Advertisment -
Pasang Iklan Anda disini!

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe
pinterest Follow

Featured News

Mustafa Glanggang Apresiasi Kinerja Bupati Mukhlis Pascabanjir Bandang

Redaksi- 15:56 0
Mustafa A Geulanggang Mustafa Glanggang Apresiasi Kinerja Bupati Mukhlis Pascabanjir Bandang
BIREUEN – Mantan Bupati Bireuen pertama, Mustafa A. Glanggang, menyampaikan apresiasi mendalam terhadap capaian kinerja Bupati Bireuen, Ir. H. Mukh…

Berita Populer

Mustafa Glanggang Apresiasi Kinerja Bupati Mukhlis Pascabanjir Bandang

Mustafa Glanggang Apresiasi Kinerja Bupati Mukhlis Pascabanjir Bandang

15:56
Bupati Apresiasi Lembaga Internasional Hasene Jerman Salurkan Ratusan Paket Kurban dan Santunan Yatim Bireuen

Bupati Apresiasi Lembaga Internasional Hasene Jerman Salurkan Ratusan Paket Kurban dan Santunan Yatim Bireuen

19:43
Apel Gabungan dan Halal Bihalal Idul Adha 1447 H, Bupati Bireuen Ajak ASN Perkuat Sinergi dan Hilangkan Ego Sektoral

Apel Gabungan dan Halal Bihalal Idul Adha 1447 H, Bupati Bireuen Ajak ASN Perkuat Sinergi dan Hilangkan Ego Sektoral

11:58

News Popular

Mustafa Glanggang Apresiasi Kinerja Bupati Mukhlis Pascabanjir Bandang

Mustafa Glanggang Apresiasi Kinerja Bupati Mukhlis Pascabanjir Bandang

15:56
Bupati Apresiasi Lembaga Internasional Hasene Jerman Salurkan Ratusan Paket Kurban dan Santunan Yatim Bireuen

Bupati Apresiasi Lembaga Internasional Hasene Jerman Salurkan Ratusan Paket Kurban dan Santunan Yatim Bireuen

19:43
Apel Gabungan dan Halal Bihalal Idul Adha 1447 H, Bupati Bireuen Ajak ASN Perkuat Sinergi dan Hilangkan Ego Sektoral

Apel Gabungan dan Halal Bihalal Idul Adha 1447 H, Bupati Bireuen Ajak ASN Perkuat Sinergi dan Hilangkan Ego Sektoral

11:58
Pemkab Bireuen Peringati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Pemkab Bireuen Peringati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

10:16
Plt. Kacabdisdik Bireuen Yusnita Apresiasi Lonjakan Kelulusan SNBT 2026: 260 Siswa Bireuen Tembus PTN

Plt. Kacabdisdik Bireuen Yusnita Apresiasi Lonjakan Kelulusan SNBT 2026: 260 Siswa Bireuen Tembus PTN

14:18

Tag

  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
Suara Rakyat News

About Us

Media Suara Rakyat News Merupakan portal media online lokal yang terletak di kabupaten Bireuen menyajikan berita terpercaya akurat dan aktual.

Contact us: suararakyatnews.com@gmail.com

Follow Us

Copyright ©2026 | SUARA RAKYAT NEWS
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us