PMI Bireuen
Tiga Periode Merawat Kebaikan: Edi Saputra, S.H., M.M. Tebarkan Spirit Kemanusiaan Tanpa Batas di Kabupaten Bireuen
BIREUEN — Kepemimpinan yang kokoh dan penuh ketulusan kembali mendapat tempat di hati masyarakat. Dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) Palang Merah Indonesia (PMI) Bireuen, Edi Saputra, S.H., M.M. kembali dipercaya secara aklamasi untuk memimpin PMI Kabupaten Bireuen selama tiga periode berturut-turut.
Capaian kepemimpinan tiga periode ini menapaki jejak pengabdian Tokoh Kemanusiaan Nasional sekaligus Ketua Umum PMI Pusat, Dr. (H.C.) M. Jusuf Kalla, yang juga dipercaya memimpin PMI selama tiga periode. Sebuah amanah besar yang menegaskan komitmen, konsistensi, dan dedikasi tanpa batas di jalur kemanusiaan.
Di bawah kepemimpinannya, PMI Bireuen tidak sekadar hadir sebagai organisasi donor darah dan tanggap bencana, melainkan tumbuh menjadi rumah perlindungan dan pilar ketahanan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat Bireuen, terutama di saat-saat krusial.
Menanggapi kepercayaan besar tersebut, Edi Saputra menyampaikan rasa haru dan kerendahan hatinya atas amanah yang kembali diletakkan di pundaknya. Bagi seorang pengabdi kemanusiaan, amanah ini bukanlah sebuah kebanggaan atas kekuasaan, melainkan panggilan jiwa untuk terus berbuat lebih baik.
"Kembali dipercaya memimpin PMI Kabupaten Bireuen untuk periode ketiga bukanlah sebuah kemenangan atau pencapaian pribadi. Ini adalah amanah yang teramat berat sekaligus mulia.
Jika Bapak Jusuf Kalla memberikan kita keteladanan tentang kepemimpinan yang tegas dan berjiwa sosial di tingkat nasional, maka tugas kita di daerah adalah memastikan amanah kemanusiaan itu benar-benar dirasakan oleh setiap warga yang membutuhkan," ujar Edi Saputra, S.H., M.M.
Ia menuturkan bahwa keberhasilan PMI Bireuen selama ini tidak lepas dari kerja keras seluruh relawan, pengurus, serta dukungan luar biasa dari pemerintah daerah dan masyarakat Bireuen secara keseluruhan.
Ia menuturkan bahwa keberhasilan PMI Bireuen selama ini tidak lepas dari kerja keras seluruh relawan, pengurus, serta dukungan luar biasa dari pemerintah daerah dan masyarakat Bireuen secara keseluruhan.
"PMI ini besar bukan karena satu sosok, melainkan karena tetesan darah para pendonor, keringat para relawan di lapangan, serta doa dari masyarakat yang kita bantu. Saya hanyalah bagian kecil dari rantai kebaikan yang terus kita jalin bersama," tambahnya dengan penuh haru.
Memasuki periode ketiga kepemimpinannya, Edi Saputra menegaskan fokusnya untuk terus memperkuat kesiapsiagaan bencana, modernisasi layanan donor darah, serta penguatan kapasitas relawan muda sebagai ujung tombak kemanusiaan di Kabupaten Bireuen.
Ia berharap, PMI Bireuen dapat terus menjadi simpul gotong royong yang tidak pernah putus, melampaui sekat-sekat perbedaan demi satu tujuan mulia: menyelamatkan sesama.
"Selama masyarakat masih membutuhkan uluran tangan, selama itu pula PMI Bireuen akan selalu ada di garis depan. Terima kasih atas kepercayaan yang tak ternilai ini. Mari terus bergandengan tangan, melangkah bersama untuk kemanusiaan," tutupnya.
Via
PMI Bireuen
Post a Comment