Pj Bupati Buka Training Implementasi Code Stroke di RSUD dr Fauziah
Pj Bupati Buka Training Implementasi Code Stroke di RSUD dr Fauziah
BIREUEN - Pj Bupati Bireuen, Dr Aulia Sofyan, Ph.D diwakili Sekda Ir Ibrahim Ahmad,MSi, membuka pelaksanaan training implementasi code stroke, diikuti sejumlah petugas medis RSUD dr Fauziah Bireuen.
Training yang digelar RSUD dr Fauziah bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Syaraf Indonesia (Perdossi) Cabang Banda Aceh, yang berlangsung, Sabtu (3/12/2022) pagi di Aula dr Syafriruddin, MM, RSUD dr Fauziah.
Tampak hadir Asisten I Mulyadi, SH MM, Ketua TP-PKK Dr dr Nova Dian Lestari, Sp.S (K), Ketua DWP Bireuen, dr Syamsidar, Sp.S keduanya merupakan dokter spesialis syaraf, Direktur RSUD dr Fauziah, dr Amir Addani, MKes, Ketua Perdossi Cabang Banda Aceh, Prof Dr dr Syahrul, Sp.S (K), pejabat dan unsur terkait lainnya.
Ketua Perdossi Cabang Banda Aceh, Prof Dr dr Syahrul,SpS (K) dalam sambutannya mengatakan bahwa, di dunia angka kecacatan akibat stroke sangat tinggi. Jadi setiap 29 Oktober diperingati sebagai hari stroke sedunia, dan turut diperingati di Indonesia dan daerah.
"Selain kecacatan, kematian masih sangat tinggi, dikarenakan merokok masih tinggi, tekanan darah masih tinggi, kolesterol masih tinggi, jantung masih tinggi, dan darah manis masih tinggi," ujarnya.
Oleh karena itu bagaimana upaya kita untuk dapat membantu menurunkan kecacatan akibat stroke ini. Apa peran kita dari rumah sakit.? Hari ini kita menggelar training implementasi code stroke diseluruh rumah sakit.
Selain dapat melakukan penanganan, juga diharapkan mensosialisasikannya kepada masyarakat, kalau ada pasien alami stroke tidak usah ke puskesmas. Tapi harus dibawa ke rumah sakit memiliki CT-Scand, sehingga dengan cepat penanganan maka kecacatan akibat stroke diharap dapat dicegah.
Ketua Perdossi juga berharap kepada seluruh kepala Puskesmas itu harus punya nomor telepon IGD rumah sakit, IGD itu terus aktif 24 jam dan CT-Scand juga harus hidup 24 jam. "Pasien stroke dibawa ke rumah sakit dipastikan 30 menit sudah mendapat pengobatan", sebutnya.
Kepada Direktur RSUD dr Fauziah agar Januari 2023 sudah dapat menerapkan code stroke. Kami Perdossi Cabang Banda Aceh, siap membantu pelatihan bagi rumah sakit kabupaten/kota di Aceh, harus menerapkan code stroke. Semoga upaya kita lakukan ini dapat memberi mamfaat bagi kita semua, imbuhnya.
Direktur RSUD dr Fauziah Bireuen, dr Amir Addani, MKes dalam kegiatan itu menyampaikan presentasi profil rumah sakit. Salah satunya yaitu untuk angka pasien rawat jalan maupun rawat inap yang tertinggi termasuk pasien stroke.
Selain itu, terkait pengembangan layanan dan implementasi code stroke sudah disiapkan ruangannya, tinggal lagi penyediaan peralatan pendukung, jelasnya, dan berharap dukungan dari semuanya, supaya program tersebut bisa segera terealisasi.
Sementara itu, Sekda Ir Ibrahim Ahmad, MSi mengatakan, pelaksanaan training ini tentu memiliki tujuan penting untuk peningkatan kapasitas tenaga kesehatan. Kegiatan ini akan mengintegrasikan antara kebutuhan transpormasi layanan dengan seluruh tenaga kesehatan di RSUD dr Fauziah.
Diharapkan, pelaksanaan training hari ini semoga bermamfaat bagi kemajuan dan pengembangan SDM khususnya bagi tenaga kesehatan RSUD dr Fauziah, juga dapat berkontribusi pada capaian kemajuan pembangunan dan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan di Bireuen, tandasnya.(****)
Sumber: Diskominsa Bireuen
Posting Komentar