Bupati Bireuen Pimpin Peusijuk Calon Jama,ah Haji
Bireuen, — Pemerintah Kabupaten Bireuen menggelar prosesi peusijuek (tepung tawar) bagi calon jamaah haji tahun 1447 H/2026 M di Masjid Agung Sulthan Jeumpa, Senin (27/4/2026). Kegiatan ini dihadiri Ketua DPRK Bireuen, unsur Forkopimda, Ketua MPU, Ketua TP PKK, Ketua BKMT, Sekretaris Daerah, kepala SKPK, Kantor Kementerian Agama, para camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta keluarga jamaah.
Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan Allah SWT kepada para calon jamaah untuk menunaikan ibadah haji. Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan manasik haji di tingkat kecamatan hingga kabupaten.
“Sebanyak 360 jamaah haji asal Kabupaten Bireuen telah menyelesaikan seluruh rangkaian manasik sesuai ketentuan. Ini menjadi bekal penting dalam menghadapi pelaksanaan ibadah di Tanah Suci,” ujarnya.
Menurut Mukhlis, prosesi peusijuek sebagai tradisi khas Aceh tidak hanya memiliki nilai adat, tetapi juga mengandung makna spiritual yang mendalam. Tradisi tersebut menjadi wujud rasa syukur sekaligus doa agar para jamaah diberikan keselamatan, kesehatan, dan kelancaran dalam menjalankan ibadah.
Ia juga mengingatkan para jamaah untuk menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan, terutama bagi yang memiliki riwayat penyakit agar rutin mengonsumsi obat dan menjaga pola istirahat.
“Ibadah haji merupakan ibadah fisik yang cukup berat. Karena itu, kondisi tubuh yang prima sangat penting agar setiap rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan baik dan khusyuk,” katanya.
Selain itu, jamaah diimbau untuk tidak memaksakan diri dalam berbagai aktivitas sebelum keberangkatan, agar tetap dalam kondisi fit saat menuju Tanah Suci.
Bupati turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh calon jamaah haji, seraya berharap seluruh proses perjalanan berjalan lancar, para jamaah diberikan kesehatan selama di Tanah Suci, serta kembali ke daerah dengan predikat haji mabrur.
Prosesi peusijuek berlangsung khidmat dan ditutup dengan tausyiah agama yang disampaikan Tgk. H. Ismuar, S.Ag.
Posting Komentar